Jump to content

awnzky

Members
  • Content count

    84
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

0 Neutral
  1. (featured image : Hyaku Monogatari) Ubume (姑獲鳥) berdasarkan filosofinya memiliki arti wanita di akhir kehamilan; sering ditulis dengan karakter kanji yang berbeda. Biasanya dia akan menghantui daerah dimana dia melahirkan. Dia juga dianggap sebagai hantu yang hanya memiliki tujuan untuk menitipkan anaknya ke orang yang benar dan dapat dipercaya. Hantu ini merupakan hantu dari seorang wanita yang meninggal sesaat sebelum, selama, atau sesaat setelah melahirkan, jiwanya sering kali tidak dapat keluar dari kegelisahan untuk anaknya. Mereka biasanya muncul di malam yang gelap dan hujan, mereka juga seringkali tidak dapat dibedakan dari wanita hidup yang membawa anak kecil sambil menangis minta tolong. Ubume dapat muncul dalam berbagai bentuk seperti: wanita yang membawa bayi, wanita hamil, atau mayat berjalan dengan darah yang membawa janin dibelakangnya. Di lain waktu mereka muncul sebagai wanita hamil yang mengerikan, berdarah, dan telanjang sambil menangis dengan putus asa di tengah malam untuk meminta pertolongan. (image : Yokai.com) Jiwanya terlalu mengkhawatirkan bayinya yang dia tinggalkan sebelum meninggal dan akhirnya dia berubah menjadi hantu. Jika ibu meninggal tapi bayi itu selamat, Ubume akan berjalan ke toko dan rumah penduduk untuk mencoba dan membeli kebutuhan anaknya dengan membayarnya menggunakan segenggam daun mati. Jika ibu dan anaknya meninggal, Ubume akan muncul di malam yang gelap dan hujan seperti wanita yang membawa anak kecil dan menangis minta tolong. Dia kemudian menyerahkan bayinya ke seseorang yang bersedia membantu, tapi “bayi” tersebut ternyata adalah batu karang yang akan terus bertambah berat dan akhirnya membunuh penolong tersebut. (image : Vice Salah satu kisah yang terkenal adalah kisah ubume yang hadir di tepi sungai Sumida dekat daerah Tsukiji. Setiap malam seorang wanita yang mencengkeram seorang anak akan mendatangi penjual amazake tertentu untuk membeli sake yang manis darinya. Kemudian sake itu diberikan kepada anaknya untuk diminum. Namun salah satu penjual merasakan sesuatu yang misterius tentang wanita ini, akhirnya pada suatu malam dia mengikuti wanita yang keluar dari kiosnya tersebut dan mengawasinya saat dia berjalan menuju aula utama kuil. Tiba-tiba wanita itu menghilang seperti lilin yang meledak. Ketika dia lenyap, penjual tersebut mendengar tangisan bayi yang datang dari suatu tempat di pemakaman. Setelah melacak suara di kuburan, dia meminta bantuan beberapa orang lain untuk menggali kuburannya. Saat mereka membuka peti mati tersebut, mereka menemukan bayi yang menangis terbaring di pelukan mayat ibunya. (featured image : Hyaku Monogatari) Sources : Vice.com Yokai.com Hyaku Monogatari
  2. (featured image: Yokai) Iso Onna adalah vampir berbahaya dari Kyushu dan Jepang Barat yang mencari nelayan dan wisatawan untuk disantap. Mereka mengembara di pantai berbatu dan mencari mangsa. Dalam banyak kasus, vampir ini tampak seperti wanita cantik yang baru saja keluar dari air dengan keadaan tubuh yang basah. Rambut mereka panjang dan kusut, mencapai hampir sampai ke pasir. Mata mereka indah dan memancarkan energi seksual, pakaian basah mereka menempel serta hampir transparan ke kulit mereka. Dari pinggang ke atas, mereka tampak seperti wanita manusia biasa, sementara dari pinggang ke bawah, tubuh mereka transparan. Di beberapa daerah, iso onna dikatakan memiliki tubuh setengah ular seperti nure onna, sementara di daerah lain mereka dikatakan cukup besar untuk menghancurkan kapal di laut, seperti umi-bōzu. Mereka juga memiliki kemampuan untuk menyamarkan diri mereka sendiri sebagai batu pantai besar ketika mereka tidak ingin dilihat. Ketika Iso Onna muncul ke manusia di pantai berpasir, mereka terlihat seperti wanita cantik yang menatap jauh ke laut. Ketika seseorang mendekati dan mencoba berbicara dengan mereka, mereka berbalik dan mengeluarkan jeritan yang menusuk telinga, yang membuat korban mereka tersentak. Kemudian mereka akan mencambuk korban dengan rambut panjang mereka dan menyeret mangsa mereka ke laut, di mana mereka akan meresap darah korban menggunakan rambut mereka. (image: home gamer) Di pantai berbatu tanpa pantai berpasir, iso onna tampak duduk di tebing dan memanggil orang yang lewat dengan suara menakutkan. Korban mereka terpesona untuk berjalan lurus ke arah mereka, mengabaikan bahaya yang ditimbulkan oleh tebing berbatu. Mereka berjalan melintasi tebing dan jatuh hingga mati, mayatnya pun akan disantap dengan bebas oleh vampir cantik tersebut. Iso onna kadang-kadang ditemui di laut, layaknya seperti yang mereka lakukan di darat, vampir ini menangkap mangsa manusia dan menguras darah korbannya menggunakan rambut panjang mereka. Iso Onna paling sering ditemui selama musim liburan Obon dan Malam Tahun Baru, ketika perbatasan antara alam kehidupan dan dunia orang mati dapat lebih mudah dilintasi. Mereka sesekali bekerja sama dengan ushi oni untuk menangkap mangsanya. (featured image: Yokai) Source : Yokai
×